Pangan Lokal
Pangan lokal di Indonesia ini ternyata sangat beragam, diantaranya Indonesia mempunyai singkong, ganyong, gadung, sukun, jagung, sagu, ubi jalar, sorgum/cantel dan masih banyak lagi. Mirisnya adalah warisan leluhur seperti umbi-umbian ini tersingkirkan dan bahkan diabaikan oleh masyarakat dan generasi muda sekarang.
Makanan yang berasal dari bahan-bahan tersebut saat ini masih dianggap sebagai makanan kelas bawah yang pamornya masih kurang bersinar dibandingkan dengan makanan yang berbahan dasar terigu. Masih ada persepsi bahwa produk dari pangan lokal seperti singkong dan ubi adalah makanan orang tidak mampu. Terlebih makanan olahan dari umbi-umbian tersebut masih dikatakan makanan tradisional yang kurang diminati anak muda yang mana kita tahu seperti getuk, mata roda/putri noong, tiwul, klepon, kue talam dan lain sebagainya.
Nah, disinilah peran generasi muda diperlukan. Karena kita perlu menginovasi pangan olahan yang bahannya itu dari bahan Nusantara. Bahan lokal bisa lho dimanfaatkan jadi produk kekinian, kita bisa sekali memanfaatkan kearifan lokal yang kita miliki ini.
Makanan yang berasal dari bahan-bahan tersebut saat ini masih dianggap sebagai makanan kelas bawah yang pamornya masih kurang bersinar dibandingkan dengan makanan yang berbahan dasar terigu. Masih ada persepsi bahwa produk dari pangan lokal seperti singkong dan ubi adalah makanan orang tidak mampu. Terlebih makanan olahan dari umbi-umbian tersebut masih dikatakan makanan tradisional yang kurang diminati anak muda yang mana kita tahu seperti getuk, mata roda/putri noong, tiwul, klepon, kue talam dan lain sebagainya.
Nah, disinilah peran generasi muda diperlukan. Karena kita perlu menginovasi pangan olahan yang bahannya itu dari bahan Nusantara. Bahan lokal bisa lho dimanfaatkan jadi produk kekinian, kita bisa sekali memanfaatkan kearifan lokal yang kita miliki ini.
Komentar
Posting Komentar